stop bullying
(Freepik)

Cegah Bullying pada Anak Sedini Mungkin!

NET-Magazines.net – Belakangan ini, jagat media social kembali dimarakan oleh kasus perundungan hingga meregang nyawa yang dialami oleh siswa SD di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kasus perundungan atau bullying adalah sebuah situasi pelik dimana penyalahgunaan kekuatan serta kekuasaan oleh seseorang hingga sekelompok orang. Bullying langsung atau tidak langsung, verbal maupun non verbal bisa dialami oleh siapa pun, tidak terkecuali pada anak-anak, seperti yang dialami oleh siswa SD di Tasikmalaya, Jawa Barat yang diduga mengalami depresi setelah dipaksa untuk menyetubuhi seekor kucing.

Kasus yang paling umum yang terjadi pada anak-anak adalah pelecehan secara verbal, melalui ejekan atau ledekan pada anak. Berawal dengan kekerasan verbal inilah, sangat dimungkinkan muncul kekerasan yang lebih berbahaya, seperti kekerasan secara fisik.

Ada pun beberapa faktor yang menyebabkan bullying pada anak salah satunya datang dari keluarga. Anak tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis, dengan orang tua yang sangat emosional, serta kurangnya perhatian orang tua adalah penyebab timbulnya perilaku menyimpang tersebut. Sosialisasi yang tidak sempurna pada anak, salah satunya disebabkan oleh orang tua yang terlampau sibuk dan kurang menyisihkan waktu bagi anak untuk mencurahkan perhatiannya bagi anak-anak mereka. Hal tersebut memungkinkan anak memiliki perilaku menyimpang.

ilustrasi bullying
(Freepik)
Ilustrasi bullying pada anak

Adaptasi yang buruk, pemenuhan eksistensi diri yang kurang, hingga harga diri yang rendah pun bisa merupakan faktor anak menjadi pelaku bullying. Sempat menjadi korban bullying pun, anak bisa ganti menjadi pelaku bullying.

Faktor lain yang memunculkan perilaku bullying pada anak datang dari teman sebaya yang menyumbangkan pengaruh negatif dengan memberikan pandangan bahwa perundungan tersebut tidak akan menimbulkan dampak apa pun di masa depan, sementara kita tahu bahwa, perilaku bullying adalah hal yang sangat merugikan orang lain.

BACA JUGA  Informasi Lowongan Kerja Indomaret Terbaru 2022

Anak dan remaja yang tengah mencari jati diri adalah kelompok yang teramat mudah untuk dipengaruhi. Mereka ada dalam fase mudah meniru apa yang mereka lihat, seperti pada film atau sinetron dengan adegan kekerasan.

Internet dan media social, seperti Facebook, Instagram, Tiktok, maupun Youtube juga merupakan media yang teramat digandrungi anak-anak hingga remaja. Peran media social ini juga menjadi salah satu faktor penentu perilaku bullying pada anak dan remaja.

Hingga penting bagi orang tua untuk memberikan pendampingan dan pengertian bagi anak dan remaja agar dengan cermat menyaring informasi dari jaga maya.

 

 

About Zefanya Arundyna